Sainstek

Teknologi Berbasis Sentuhan

Teknologi Berbasis Sentuhan Terbaru Yang Dianggap Lebih Aman Dari Bluetooth Dan NFC

Teknologi Berbasis Sentuhan – Para insinyur Purdue University baru saja mengembangkan sebuah prototipe alat teknologi yang berbentuk seperti jam tangan dan memungkinkan sang pengguna bertindak sebagai penghubung antara kartu atau smartphone kepada mesin pemindai.

Simplenya , manusia bisa mengirimkan berbagai jenis informasi hanya melalui sentuhan langsung dari jari ujung mereka. Mereka bisa mengirim foto ataupun kata sandi ketika jari mereka terhubung dengan sensor yang tersambung ke laptop.

“Kita terbiasa membuka kunci perangkat menggunakan sidik jari, tetapi teknologi ini tidak akan bergantung pada biometrik, melainkan pada sinyal digital. Bayangkan, masuk ke aplikasi di ponsel orang lain hanya dengan sentuhan,” kata Shreyas Sen, associate professor di Purdue University dikutip dari keterangan resmi via Eurekalert, Sabtu (5/12/2020).

Dilansir dari Transactions on Computer-Human Interaction , cara kerja alat prototipe ini yaitu dengan membangun “internet” di dalam tubuh seseorang yang dapat digunakan oleh smartphone, smartwatch, alat pacu jantung, pompa insulin, dan https://klikwin88.co/ perangkat sandang atau tanam lainnya untuk mengirim informasi. Perangkat ini berkomunikasi melalui sinyal Bluetooth sehingga peretas dapat mencegat sinyal itu dari jarak sekitar 9 meter.

Di lain sisi , teknologi yang tengah dikembangkan oleh Sen dan kawan kawan malah membuat sinyal tetap terbatas di dalam tubuh dengan menggabungkan “Jangkauan Elektro-Quasistatic” ke dalamnya. Penggabungan tersebut memungkinkan transfer informasi hanya bisa terjadi jika kita menyentuh suatu permukaan.

Bahkan jika jari kalian melayang satu meter di atas permukaan , transfer informasi tidak dapat terjadi. Hal ini bertujuan untuk mencegah peretas mencuri informasi pribadi.

Para peneliti telah melakukan demonstrasi di sebuah laboratorium dengan menyuruh seseorang berinteraksi dengan dua permukaan yang berdekatan. Seseorang tersebut dilengkapi oleh data dari jari dan sebuah lampu untuk menunjukkan bahwa data telah ditransfer. Sedangkan kedua permukaan diberikan elektroda untuk disentuh.

Jika nantinya jari seseorang menyentuh elektroda , hanya cahaya di tersebutlah yang menyala. Hasilnya , cahaya dari permukaan lain tetap mati sehingga menandakan jika data tidak bocor.

Demikian pula, jika jari melayang sedekat mungkin di atas sensor laptop, foto tidak akan ditransfer. Namun, sentuhan langsung bisa mentransfer foto.

Jika memang nantinya teknologi berbasis sentuhan ini telah memiliki ijin edar , tentunya akan menambah kenyamanan dalam melakukan pembayaran aman dalam satu sentuhan saja.

“Anda tidak perlu mengeluarkan perangkat dari saku Anda. Anda bisa tetap menyimpannya di dalam saku dan hanya menyentuhnya,” kata Sen.